Pelepasan Mubaligh dan Imam Tarawih Pondok Pesantren Darussalam Tellesang

Alhamdulillahi rabbil ‘alamin, dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan, Pondok Pesantren Darussalam Tellesang menggelar acara pelepasan santri yang terpilih sebagai mubaligh dan imam tarawih.

Acara ini dipimpin langsung oleh Mudir Ponpes Darussalam Tellesang dan dihadiri oleh seluruh santri putra serta sebagian asatidz Darussalam. Momentum ini menjadi bukti bahwa pesantren tidak hanya mendidik santri di dalam kelas, tetapi juga membina mereka untuk terjun langsung mengabdi kepada masyarakat.

Santri yang Diutus

Mubaligh:

  1. Zahrakan (Kelas 12 MA) – Ditugaskan full selama bulan Ramadhan, dan secara khusus diangkat sebagai Da’i Kecamatan Belawa, Kabupaten Wajo, oleh pengurus mubaligh kecamatan tersebut.
  2. Lukman Hakim

Imam Tarawih:

  1. Muhammad Farel (11 MA)
  2. Muhammad Anugrah (11 MA)
  3. Thayyib (11 MA)
  4. Lukman Hakim (12 MA)
  5. Afief (12 MA)
  6. Putra (9 MTs)
  7. Fadlul Rahman (11 MA)
  8. Muh Yusran (11 MA)
  9. Zuhdi Naufal (10 MA)
  10. Anugrah (9 MTs)
  11. Syukron Malik (9 MTs)
  12. Rafli (12 MA)

📌 Keterangan:

  • Hanya Zahrakan yang mendapat amanah bertugas full selama bulan Ramadhan.
  • Adapun santri lainnya menjalani *15 hari pertama Ramadhan di pesantren, kemudian setelah itu *libur dan pulang ke rumah masing-masing untuk melanjutkan pengabdian di kampung halaman.

Pesan dan Pembekalan dari Mudir

Dalam arahannya, Mudir menyampaikan bahwa Ramadhan sudah di depan mata. Para santri bukan hanya akan berpuasa, tetapi juga membawa misi dakwah dan syiar Islam di tengah masyarakat.

Beberapa pesan penting yang ditekankan:

  1. Ikhlas – Luruskan niat semata-mata karena Allah.
  2. Menjaga Diri – Jaga akhlak, ucapan, dan perbuatan. Santri adalah cerminan pesantren.
  3. Persiapan yang Matang – Siapkan bacaan Al-Qur’an, materi ceramah, dan mental sebelum menjadi imam atau mubaligh.

Beliau juga mengingatkan bahwa setiap santri memiliki tanggung jawab untuk menjadi da’i dan imam di kampungnya masing-masing saat masa liburan. Ini adalah bagian dari latihan kepemimpinan, penguatan mental dakwah, dan pengabdian kepada umat.

Acara diakhiri dengan doa dan penutup majelis, memohon kepada Allah agar seluruh santri yang diutus diberikan kelancaran, keberkahan, serta istiqamah dalam menjalankan amanah mulia ini.

Semoga Allah menjaga dan memuliakan langkah anak-anak kita, serta menjadikan mereka generasi Qur’ani yang membawa cahaya bagi masyarakatnya.

Mohon doa dari seluruh wali santri agar amanah ini berjalan dengan baik dan penuh keberkahan. 🤲✨

Penulis :
Andi Samsudding
Sekretaris BP3
Ahad, 15 Februari 2026

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top